Pasangansenyawa berikut yang keduanya berikatan kovalen adalah . A. KCl dan NH 3. B. NH 3 dan Na 2 O. C. KCl dan CH 4. D. KCl dan Na 2 O. E. NH 3 dan CH 4. Jawaban: E. Soal No. 4. Unsur Y dengan konfigurasi elektron 2 8 7 membentuk senyawa dengan unsur X (nomor atom = 6) dengan ikatan kovalen. Rumus senyawa yang terbentuk adalah . Ikatan kimia tentu menjadi penghubung antara atom yang berikatan dalam suatu senyawa kimia. Ikatan kimia ini memiliki peranan penting dalam menentukan bagaimana sifat dan karakteristik suatu molekul atau senyawa. Banyak pula faktor yang menentukan bagaimana ikatan kimia bisa terbentuk ataupun terpecah melalui sebuah reaksi kimia. Dalam arti kimia dasar, ikatan kimia menjadi bahasan yang penting karena ikatan merupakan hal dasar yang dimiliki oleh atom dalam membentuk suatu senyawa. Oleh karena itu kita harus memahami tentang bagaimana suatu atom dapat membentuk ikatan dan bagaimana karakteristik ikatan yang dibentuk tersebut. Dalam artikel ini terdapat contoh-contoh soal pilihan ganda ikatan kimia dalam kehidupan sehari-hari secara lengkap. Ikatan kimia adalah interaksi yang terjadi dalam sebuah senyawa antara atom dengan atom lain sehingga saling terhubung dan membentuk sebuah senyawa yang stabil. Dalam pembentukan ikatan kimia, elektron memiliki peranan yang sangat penting karena ikatan kimia akan terjadi pada elektron terluar suatu atom dengan atom yang lain. Terdapat beberapa macam ikatan kimia yang harus kita ketahui yakni jenis ikatan kovalen, ikatan ionik dan ikatan logam. Dalam ikatan kovalen, ikatan kimia terjadi karena adanya atom atom yang saling berbagi elektron untuk digunakan secara bersama antara atom yang berikatan. Hal ini memungkinkan kedua atom untuk berikatan dengan kuat dengan adanya penggunaan elektron dalam orbital yang sama oleh kedua atom. Ikatan ionik merupakan ikatan kimia yang terbentuk karena adanya suatu atom yang kekurangan elektron sehingga akan bermuatan positif kation dan juga adanya atom yang kelebihan elektron sehingga bermuatan negatif anion. Kedua jenis atom bermuatan akan saling tarik menarik karena perbedaan muatan dan membentuk sebuah ikatan ionik. Sedangkan ikatan logam atau metalik merupakan sebuah ikatan kimia yang terjadi oleh sebuah gaya elektrostatik antara awan elektron dengan ion logan dimana ion logam ini memiliki muatan positif. Pada dasarnya, setiap jenis ikatan tersebut dapat terjadi karena kondisi tertentu dan tentunya disebabkan oleh sifat masing masing atom yang terlibat. Setiap ikatan juga memiliki sifat yang berbeda sehingga kita juga dapat membedakan sebuah ikatan dalam suatu senyawa. Contoh Soal Ikatan Kimia Adapun contoh soal ikatan kimia dan pembahasannya secara lengkap. Antara lain sebagai berikut; 1. Diantara pasangan atom berikut ini, manakah yang dapat membentuk senyawa dengan ikatan ionik. a. Ca dan Ni b. Cu dan Ar c. F dan S d. Zn dan K e. Na dan Cl Jawaban ENatrium merupakan suatu atom logam alkali dimana atom tersebut dapat kehilangan satu elektron sehingga bermuatan positif atau menjadi kation Na+. Sedangkan Cl merupakan atom golongan halogen yang cenderung menarik elektron sehingga akan menjadi anion yang bermuatan negatif Cl–. Kedua atom bermuatan tersebut akan saling tarik menarik untuk berikatan membentuk ikatan ionik dalam senyawa NaCl 2. Elektronegativitas merupakan sebuah informasi yang berhubungan dengan… a. Prediksi polaritas suatu ikatan b. Menentukan berapa elektron yang terlibat dalam ikatan c. Membentuk aturan oktet d. Menentukan jumlah ikatan tunggal dalam suatu molekul e. Menentukan apakah ikatan ganda terbentuk dalam molekul Jawaban A Nilai elektronegativitas dari atom dapat kita gunakan untuk memprediksi polaritas suatu ikatan yang terbentuk. Jika antara kedua atom yang berikatan itu memiliki nilai perbedaan elektronegativitas yang signifikan, maka ikatan tersebut berjenis ikatan kovalen polar contohnya ikatan kovalen polar pada HCl dan HF. Sedangkan jika perbedaan elektronegativitas antara kedua atom rendah atau sama dengan nol, maka jenis ikatannya yaitu kovalen non polar contohnya yaitu pada ikatan O2 atau H2. 3. Dalam gas metana, jenis ikatan apakah yang terjadi dalam senyawa tersebut a. Ikatan ionik b. Ikatan kovalen polar c. Ikatan kovalen non polar d. Ikatan logam e. Ikatan kovalen koordinasi Jawaban C Metana memiliki struktur CH4 dimana dalam senyawa tersebut terdapat ikatan C-H. Kita dapat mengetahui bahwa ikatan C-H merupakan ikatan kovalen karena tidak memungkinkan terjadi ikatan ionik maupun ikatan logam. Selanjutnya jenis ikatan kovalen apa yang terjadi antara C-H kita dapat menggunakan nilai elektronegativitas kedua atom tersebut. Atom C memiliki nilai elektronegatifitas sedangkan atom H memiliki elektronegativitas Selisih nilai elektronegativitas kedua atom yakni dimana nilai ini sangat kecil sehingga dapat dikatakan bahwa antara atom C dan atom H berikatan secara ikatan kovalen non polar. 4. Pilihlah diantara senyawa berikut yang memiliki kekuatan ikatan paling besar. a. CO2 b. N2 c. HCl d. Cl2 e. O2 Jawaban B Dalam pilihan jawaban tersebut kita dapat menuliskan struktur dengan ikatannya sebagai berikut. O=C=O untuk CO2 NN untuk N2 H-Cl untuk HCl Cl-Cl untuk Cl2 O=O untuk O2 Kita dapat melihat beberapa jenis ikatan yang berbeda. Ikatan terkuat adalah yang memiliki jumlah ikatan terbanyak dalam hal ini N2 memiliki ikatan rangkap tiga dimana itu merupakan ikatan yang paling banyak diantara yang lain. Hal itu membuat N2 memiliki ikatan lebih kuat diantara pilihan yang lain. 5. Manakah diantara senyawa berikut yang merupakan senyawa polar a. CCl4 b. N2 c. CH4 d. CO2 e. H2O Jawaban E Jenis ikatan kovalen dapat ditentukan berdasarkan perbedaan elektronegativitas antara atom yang berikut. CCl4 memiliki perbedaan elektronegativitas N2 tidak memiliki perbedaan elektronegativitas atau merupakan senyawa non polar CH4 memiliki perbedaan elektronegativitas CO2 memiliki perbedaan elektronegativitas H2O memiliki perbedaan elektronegativitas Berdasarkan nilai tersebut kita dapat mengetahui bahwa H2O memiliki perbedaan elektronegativitas paling besar sehingga H2O paling polar diantara senyawa yang lain. 6. Mengapa senyawa ionik dapat larut dalam air a. Molekul air memiliki bentuk yang memungkinkan untuk mengelilingi ion dalam larutan b. Air bereaksi dengan ion c. Air bersifat polar sehingga dapat menarik ion positif dan negatif d. Air akan terpecah dan bereaksi dengan masing masing ion e. Air bersifat reaktif Jawaban CJawaban paling tepat adalah karena air bersifat polar sehingga dapat menarik ion positif dan negatif. Dalam air, oksigen memiliki polaritas tinggi sehingga cenderung bermuatan negatif dan mampu menarik ion positif dari senyawa ionik. Sedangkan hidrogen dalam air memiliki elektronegativitas lebih rendah sehingga cenderung bermuatan positif dan akan menarik ion negatif dari senyawa ionik. 7. Berapa elektron yang terlibat antara ikatan karbon dalam senyawa gas etilen a. 2 b. 3 c. 4 d. 5 e. 6 Jawaban ESenyawa etilen memiliki struktur lewis H-CC-H. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap ikatan melibatkan pemakaian dua elektron secara bersama oleh kedua atom. Dalam etilen, karbon berikatan secara rangkap tiga sehingga memiliki 3 ikatan kovalen dimana setiap ikatan memiliki 2 elektron yang digunakan bersama. Maka dari itu dalam ikatan karbon rangkap tiga akan memiliki total 6 elektron yang digunakan bersama oleh kedua atom untuk tiga ikatan. 8. Dalam struktur lewisnya atom boron memiliki 3 titik, hal itu mengindikasikan bahwa a. Hanya dapat berikatan dengan 3 atom b. Hanya dapat membentuk ikatan rangkap tiga c. Memiliki 3 elektron valensi d. Memiliki elektronegativitas 3 e. Tidak dapat membentuk ikatan rangkap tiga Jawaban CJawaban paling tepat untuk pernyataan bahwa boron memiliki 3 titik dalam struktur lewis adalah dimana boron memiliki 3 elektron valensi. Struktur lewis menggambarkan suatu atom dengan elektron valensi yang digambarkan sebagai titik dimana titik tersebut akan digunakan untuk berikatan dengan atom lain. 9. Apakah bentuk geometri molekul dari karbon dioksida a. Tetrahedral b. Trigonal piramidal c. Heksagonal d. Linear e. Trigonal planar Jawaban D Kita dapat mengetahui bentuk molekul karbon dioksida dari melihat struktur lewis dari CO2 yang digambarkan sebagai berikut. O=C=O Dengan berjumlah 2 ikatan, maka bentuk yang paling stabil adalah linear dimana dengan bentuk ini, kedua atom O akan saling berjauhan sehingga hal ini akan membuat senyawa tersebut lebih stabil. 10. Apakah bentuk geometri molekul dari air a. Linear b. Bentuk V c. Tetrahedral d. Trigonal piramidal e. Heksagonal Jawaban B Jika kita berpikir bahwa molekul air dengan rumus H2O memiliki bentuk linear sama seperti CO2 maka itu adalah hal yang salah. Berbeda dengan CO2, air memiliki pusat yaitu atom oksigen dimana oksigen alam air memiliki 2 pasangan elektron bebas yang tidak digunakan untuk berikatan. Adaanya pasangan elektron bebas yang berukuran besar dalam oksigen ini akan memberikan desakan terhadap atom hidrogen lain dalam air sehingga membuat atom hidrogen tidak lagi berposisi linear namun akan membentuk V shape yang stabil. Kita dapat melihatnya dalam struktur berikut. Dengan 2 pasangan elektron bebas yang digambarkan dengan 2 titik biru akan membentuk struktur tetrahedral. Jika kita hanya melihat atom oksigen dan hidrogennya, maka geometri strukturnya adalah bentuk V. Itulah tadi uraian lengkap yang bisa kami tuliskan kepada segenap pembaca. Berkaitan dengan contoh soal ikatan kimia, jawaban, dan pembahasannya. Semoga bisa memberikan wawasan serta referensi yang mumpuni bagi pembaca sekalian. Aji Pangestu Adalah Mahasiswa Jurusan Kimia Yang saat ini Sedang Belajar serta Menyelesaikan Studi Pendidikan di salah Satu Kampus Negari Jawa Tengah. 11 Diantara unsur-unsur berikut yang bersifat stabil adalah . A. (_11^)Na D. (_23^)V B. (_16^)S E. (_8^)O C. (_18^)Ar . 12. Diketahui unsur-unsur dengan nomor atomnya sebagai berikut : (_10^)A , (_12^)B , (_13^)C, dan (_16^)D. Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah . A. A dan B D. B dan D Hai semua. Banyak peristiwa di sekitar kita yang berkaitan dengan ikatan kimia. Salah satu contohnya adalah magnet yang didekatkan pada air. Peristiwa tersebut erat kaitannya dengan ikatan kimia. Ikatan kimia terbentuk antar atom atau antar molekul untuk mencapai kestabilan dengan susunan elektron terluar seperti gas mulia. Berdasarkan proses pembentukannya, ikatan kimia terbagi menjadi 3 jenis ikatan, yaitu ikatan ionik, ikatan kovalen, dan ikatan logam. Untuk memudahkan kalian memahami ikatan kimia, berikut latihan soal terkait materi ikatan kimia. Yuk kita bahas Pendalaman materi ikatan kimia!! Baca juga Ringkasan Materi Ikatan Kimia 1. Pasangan unsur-unsur dari golongan berikut yang dapat membentuk ikatan ion adalah unsur dari golongan … a. I A dengan VIII A b. II A dengan VII A c. III A dengan VI A d. I A dengan II A e. VI A dengan VII A Jawaban b Pembahasan Ikatan ionik disebut juga ikatan elektrovalen terjadi karena adanya gaya elektrostatis antara logam dan nonlogam yang melakukan serah terima elekron. Gaya elektrostatis = gaya tarik menarik/gaya tolak menolak. Unsur logam memiliki energi ionisasi kecil sehingga cenderung menyerahkan elektron, sedangkan unsur nonlogam memiliki afinitas elektron yang besar sehingga cenderung menerima elektron. Bagaimana cara mengetahui suatu unsur termasuk logam ataukah nonlogam? Mudahnya kalian lihat pada tabel periodik berikut. Golongan I A kecuali hidrogen dan II A termasuk unsur logam. Sedangkan golongan III-VIII A merupakan unsur nonlogam. Unsur-unsur golongan VIII A gas mulia hampir tidak membentuk ikatan dengan atom lain karena tidak reaktif sudah stabil. Jadi, jawaban yang paling tepat adalah b II A dengan VII A. 2. Pasangan senyawa berikut ini yang memiliki ikatan kovalen polar adalah … a. H2 dan Cl2 b. HCl dan H2O c. CO2 dan O2 d. H2O dan CO2 e. Cl2 dan HCl Jawaban b Pembahasan Ikatan kovalen terbentuk karena adanya pemakaian elektron secara bersama-sama. Ikatan kovalen terjadi antara atom-atom yang bersifat elektronegatif atau antar atom unsur nonlogam. Berdasarkan jenisnya, ikatan kovalen dibagi menjadi dua yaitu ikatan kovalen nonpolar dan ikatan kovalen polar. 1. Kovalen nonpolar Ciri-ciri Tidak dapat terionisasi tidak terurai menjadi kation dan anion. Tidak memiliki pasangan elektron bebas PEB = 0. Misalnya CO2, CH4, CS2. Terjadi antara dua atom nonlogam yang sejenis. Misalnya H2, O2, N2, F2, Cl2, Br2. Bentuk molekulnya simetris. 2. Kovalen polar Ciri-ciri Dapat terionisasi terurai menjadi kation dan anion. Ada pasangan elektron bebas PEB. Terjadi antara dua atom nonlogam tak sejenis. Bentuk molekulnya asimetris. Pada senyawa HCl terdapat gaya tarik asimetris atau cenderung ke satu sisi yaitu ke arah Cl. Mengapa? Karena keelektronegatifan Cl lebih besar daripada keelektronegatifan H. Kepolaran HCl juga ditandai dengan terionisasinya HCl menjadi ion-ionnya. HCl → H+ + Cl- Sementara itu, H2O juga bersifat polar karena memiliki pasangan elektron bebas PEB. Perhatikan struktur Lewis berikut. Jadi, jawaban yang tepat adalah b HCl dan H2O. 3. Rumus kimia asam fosfat adalah H3PO4. Jumlah dan jenis ikatan kimia yang terdapat dalam struktur H3PO4 adalah … Nomor atom H=1, P=15, dan O=16 a. 6 ikatan kovalen tunggal dan 1 ikatan rangkap dua. b. 3 ikatan kovalen tunggal dan 1 ikatan kovalen koordinasi. c. 6 ikatan kovalen tunggal dan 1 ikatan kovalen koordinasi. d. 2 ikatan kovalen tunggal, 2 ikatan kovalen rangkap dua, dan 2 ikatan kovalen koordinasi. e. 2 ikatan kovalen tunggal, 3 ikatan kovalen rangkap dua, dan 1 ikatan kovalen koordinasi. Jawaban c Pembahasan Senyawa asam fosfat terdiri dari atom H, P, dan O yang merupakan unsur nonlogam. Jenis ikatan antaratom nonlogam adalah ikatan kovalen. Berdasarkan bentuk ikatannya, ikatan kovalen terdiri dari 4 macam, antara lain sebagai berikut. 1. Ikatan kovalen tunggal Terbentuk karena penggunaan sepasang elektron secara bersamaan antar atom nonlogam. 2. Ikatan kovalen rangkap dua Terbentuk karena penggunaan bersama dua pasang elektron. 3. Ikatan kovalen rangkap tiga Terbentuk karena penggunaan bersama tiga pasang elektron. 4. Ikatan kovalen koordinasi Terbentuk karena penggunaan pasangan elektron secara bersama, namun pasangan elektron hanya berasal dari salah satu unsur, sedangkan unsur yang lain tidak mempunyai elektron. Pada lambang Lewis, ikatan kovalen koordinasi ditandai dengan anak panah →. Langkah penyelesaian Soal Untuk menyelesaikan soal Pendalaman materi ikatan kimia tersebut, berikut diuraikan langkah-langkah pengerjaan secara rinci. 1. Menentukan konfigurasi elektron masing-masing atom. H 1, ev=1 P 2, 8, 5, ev=5 O 2,8,6, ev=6 * ev adalah singkatan dari elektron valensi/elektron terluar. 2. Menggambar struktur Lewis. Langkah-langkah menggambarkan struktur Lewis sebagai berikut. Menghitung elektron valensi atom, untuk ion perlu ditambahkan elektron ke setiap muatan negatif atau elektron dikurangi untuk muatan positif. Menempatkan satu pasang elektron dalam setiap ikatan. Melengkapi bentuk oktet dari ikatan atom ke atom pusat untuk hidrogen menggunankan bentuk duplet. Sisa elektron ditempatkan pada atom pusat. Jika atom pusat belum memenuhi aturan oktet, dapat dilakukan pengaturan kembali dengan membentuk ikatan rangkap 2, 3 atau kovalen koordinasi. Setelah melakukan langkah-langkah di atas, berikut struktur Lewis dari senyawa H3PO4. Berdasarkan struktur Lewis tersebut, ikatan yang ditunjukkan oleh angka 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 merupakan ikatan kovalen tunggal. Adapun angka 7 menunjukkan ikatan kovalen koordinasi. Jadi, jawaban yang sesuai adalah c 6 ikatan kovalen tunggal dan 1 ikatan kovalen koordinasi. 4. Salah satu penyebab terbentuknya ikatan logam adalah … a. Eksitasi elektron b. Delokalisasi elektron c. Ikatan kovalen d. Ikatan ionik e. Ikatan kovalen koordinasi Jawaban b Pembahasan Ikatan logam adalah ikatan yang terjadi antaratom unsur logam. Logam memiliki sedikit elektron valensi dan memiliki elektronegativitas yang rendah sehingga kulit terluar unsur logam relatif longgar terdapat banyak tempat kosong. Hal tersebut mengakibatkan elektron valensi logam mengalami delokalisasi, yaitu keadaan elektron yang tidak menetap pada satu posisi dan selalu berpindah dari satu atom ke atom lain. Delokalisasi elektron disebut juga konduksi elektron. Elektron valensi yang mengalami delokalisasi akan membentuk suatu awan lautan elektron yang menyelimuti ion-ion positif logam di dalamnya. Interaksi antara awan lautan elektron yang bermuatan negatif dan ion positif atom logam akan membentuk ikatan logam. Jadi, jawaban yang benar adalah b delokalisasi elektron. 5. Suatu senyawa mempunyai sifat sebagai berikut 1. Mudah larut dalam air, 2. Dapat menghantarkan listrik dalam fase larutan, dan 3. Titik didih dan titik leleh tinggi. Jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa tersebut adalah … a. Kovalen non polar b. Logam c. Hidrogen d. Kovalen polar e. Ion Jawaban e Pembahasan Sifat dari suatu senyawa diuraikan dalam tabel berikut. Berdasarkan sifat-sifat tersebut, jawaban yang benar adalah e Ion. Nah, gimana? Mudah bukan? Pada dasarnya, unsur logam dan nonlogam berikatan membentuk ikatan ion, sesama nonlogam berikatan kovalen, sedangkan sesama logam membentuk ikatan logam. Sekian ya pembahasan mengenai PENDALAMAN MATERI IKATAN KIMIA Latihan Soal dan Pembahasan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian, terimakasih. Sumber featured images
D mengikat 4 elektron dari atom lain membentuk ion dengan muatan +4 E. membentuk 4 pasangan elektron dengan atom lain 5. Atom unsur yang akan membentuk ikatan ion dengan atom unsur X yang bernomor atom 17 adalah A. 6 C B. 8 O C. 11 Na D. 14 Si E. 16 S 6. Atom 11 A dan atom 9 B akan membentuk senyawa yang.
Berikut ini terdapat 10 contoh soal kimia pilihan ganda materi ikatan ion dan senyawa ionik dan pembahasannya. Soal-soal ini dibuat dengan mengacu pada materi ikatan ion dan senyawa ionik yang terdapat di dalam buku paket Kimia Kurikulum 2013 revisi terbaru sehingga cocok dijadikan media latihan atau media evaluasi dalam pembelajaran ikatan kimia di adalah contoh soal kimia pilihan ganda materi ikatan ion senyawa ionik beserta juga sebagai kationTerbentuk dari proses penangkapan elektronJumlah elektron lebih banyak dibandingkan protonDisebut juga sebagai anionJumlah proton sama dengan elektronPernyataan yang benar terkait ion negatif ditunjukkan oleh nomor………A. 1, 2 dan 3B. 1, 3 dan 4C. 1, 4 dan 5D. 2, 3 dan 4E. 3, 4 dan 5Pembahasan Mempelajari ikatan ion sangat erat kaitannya dengan ion positif dan ion negatif karena ikatan ini terbentuk akibat gaya tarik menarik di antara kedua partikel bermuatan dua jenis ion yang perlu kamu ketahui yaitu ion positif dan ion ion positif + adalah sebagai akibat atom netral melepaskan sejumlah elektronnyaJumlah proton pada ion positif lebih banyak dibandingkan jumlah elektron. oleh karena itulah Indonesia ini bermuatan positif juga punya nama yang keren yaitu positif pada ion ini ini melambangkan jumlah elektron yang dilepaskan nya. Misalnya atom X melepaskan 2 buah elektronnya untuk membentuk ion X^2+Sedangkan, berikut adalah ciri-ciri dari ion negatif - merupakan kebalikan dari ion ketika atom netral menangkap sejumlah elektronJumlah elektron pada ion negatif lebih banyak dibandingkan jumlah protonnya. oleh karena itulah ion ini bermuatan negatifIon negatif disebut juga dengan anionMuatan negatif pada ion ini melambangkan jumlah elektron yang ditangkap. Misalnya atom netral Y menangkap 3 elektron membentuk ion Y^3-Nah, berdasarkan ciri-ciri diatas, maka pernyataan yang benar tentang ion negatif ditunjukkan oleh nomor 2, 3 dan Jawaban DContoh Soal 2Dibawah ini bukan yang termasuk ke dalam contoh ion poliatomik yaitu………A. Mg^2+B. OH- C. SO4^2-D. NH4^+E. CN-PembahasanBerdasarkan jumlah atomnya, ada dua jenis ion yang perlu kamu ketahui yaituIon monoatomik = merupakan ion yang terdiri dari satu unsur saja. Pada soal diatas, yang merupakan ion monoatomik adalah Mg^2+ yang hanya tersusun atas atom poliatomik = adalah ion yang tersusun lebih dari satu unsur. Pada soal di atas yang merupakan ion poliatomik adalah ion pada option A sampai dengan yang ditanyakan adalah yang bukan termasuk ion poliatomik maka jawabannya adalah option Jawaban AContoh Soal 3Berikut ini adalah ciri-ciri dari atom-atom unsur yang dapat membentuk ikatan ionik, kecuali…………A. Dua unsur yang cenderung menangkap elektronnya untuk mencapai kestabilanB. Unsur yang satu adalah logam dan yang lain non logamC. Unsur yang satu adalah unsur yang elektropositif dan yang lain sangat elektronegatifD. Dua unsur dengan perbedaan keelektronegatifan besar dari 2,0E. Unsur yang satu memiliki energi ionisasi rendah dan yang lain berafinitas elektron tinggiPembahasan Tidak semua atom dalam tabel periodik yang jika berikatan akan membentuk ikatan ion. Ikatan ion hanya terbentuk antara atom-atom yang memiliki ciri-ciri khusus yaitu sebagai ion terbentuk antara unsur logam dan unsur non logam. Unsur-unsur logam adalah unsur yang cenderung melepaskan elektron untuk mencapai kestabilan sehingga membentuk ion positif. Sedangkan unsur nonlogam adalah sebaliknya yang cenderung menangkap elektron untuk mencapai kestabilan sehingga membentuk ion negatif. Ikatan yang terjadi antara kedua unsur ini adalah ikatan ion juga terjadi antara unsur yang elektropositif dan yang elektronegatif. Ikatan ion dapat terjadi antara dua unsur yang memiliki perbedaan keelektronegatifan > 2,0. Terakhir, ikatan ion dapat terbentuk antara dua unsur dimana yang satu memiliki energi ionisasi yang rendah dan yang lain memiliki afinitas elektron yang penjelasan diatas, maka ciri-ciri unsur yang tidak mungkin membentuk ikatan ion adalah yang option dijelaskan bahwa unsur yang cenderung menangkap elektron untuk mencapai kestabilan adalah unsur non logam. Ikatan yang terjadi antara dua unsur nonlogam adalah ikatan Jawaban AContoh Soal 4Diketahui beberapa unsur dengan keelektronegatifan sebagai berikut.1 P = 0,92 Q = 2,13 R = 4,04 S = 2,85 T = 1,2Ikatan dibawah ini yang bersifat ionik yaitu………A. P - QB. R - SC. S - SD. P - RE. S - TPembahasanPada soal ini kita diminta mencari manakah ikatan yang bersifat ionik jika diketahui data keelektronegatifan dari soal ketiga sudah dijelaskan bahwa unsur-unsur yang dapat membentuk ikatan ion harus memiliki perbedaan keelektronegatifan > 2,0Ikatan Perbedaan KeelektronegatifanP-Q 2,1 - 0,9 = 1,2 R-S 4,0 - 2,8 = 1,2S-S 2,8 - 2,8 = 0P-R 4,0 - 0,9 = 3,1S-T 2,8 - 1,2 = 1,8Nah, setelah dicari perbedaan keelektronegatifan pada masing-masing ikatan diatas, dapat disimpulkan bahwa yang dapat membentuk ikatan ionik adalah ikatan antara unsur P dan Jawaban DContoh Soal 5Diketahui beberapa unsur yaitu A, B, C, D, dan E dengan nomor atom berturut-turut adalah 11, 8, 20, 17 dan 9. Senyawa dibawah ini yang tidak memiliki ikatan ionik adalah………A. A2BB. ADC. DE3D. CD2E. AEPembahasanKali ini, kita diminta menentukan senyawa mana yang tidak memiliki ikatan ionik jika nomor atom unsur-unsur pembentuk senyawa tersebut data nomor atom masing-masing tersebut, dapat kita ketahui mana unsur yang tergolong unsur logam dan non logam yaitu dengan kriteria sebagai jumlah elektron valensi unsur 4, unsur cenderung menangkap elektron untuk mencapai kestabilan = unsur non elektronA 11 = 2 8 1 ==> ev = 1 ==> logamB 8 = 2 6 ==> ev = 6 ==> non logamC 20 = 2 8 8 2 ==> ev = 2 ==> logamD 17 = 2 8 7 ==> ev = 7 ==> non logamE 9 = 2 7 ==> ev = 7 ==> non logamIkatan pada senyawaA2B = logam - non logam = ionikAD = logam - non logam = ionikDE3 = non logam - non logam = kovalenCD2 = logam - non logam = ionikAE = logam - non logam = ionikBerarti, senyawa yang tidak berikatan ionik adalah Jawaban CContoh Soal 6Senyawa yang terbentuk jika unsur Mg Z = 12 berikatan dengan unsur N Z = 7 memiliki rumus kimia…………A. MgNB. MgN2C. Mg2ND. Mg3NE. Mg3N2PembahasanPada soal ini kita diminta menentukan rumus kimia dari senyawa ion yang terbentuk jika dua unsur saling pertama yang harus dilakukan adalah menentukan ion apa yang dibentuk oleh masing-masing unsur elektronMg 12 = 2 8 2 ==> ev = 2 ==> cenderung melepaskan dua elektron valensi tersebut untuk mencapai kestabilan ==> ion yang dibentuk adalah Mg^2+N 7 = 2 5 ==> ev = 5 ==> cenderung menangkap tiga buah elektron untuk mencapai kestabilan ==> ion yang dibentuk adalah N^3-Setelah mengetahui ion dan muatan yang dibentuk oleh masing-masing unsur, maka rumus kimia dari senyawa yang terbentuk jika kedua unsur tersebut berikatan dapat dilihat pada gambar dibawah kali silang angka muatannya dan jadikan sebagai jumlah atom dari masing-masing adalah tabel yang menunjukkan kan rumus kimia dari senyawa yang terbentuk jika unsur-unsur dibawah ini berikatan Soal 7Diketahui unsur Na Z = 1 dan Ca Z = 20 akan berikatan dengan unsur Br Z = 35, N Z = 7 dan O Z = 8 membentuk senyawa ionik. Rumus kimia untuk senyawa ionik dibawah ini yang tidak benar adalah…………A. Ca3N2B. CaO2C. NaBrD. Na2OE. Na3NPembahasanKofigurasi elektronNa 11 = 2 8 1 ==> melepaskan elektron membentuk ion Na+Ca 20 = 2 8 8 2 ==> melepaskan dua elektron membentuk ion Ca^2+Br 35 = 2 8 18 7 ==> menangkap satu elektron membentuk ion Br-N 7 = 2 5 ==> menangkap tiga elektron membentuk ion N^3-O 8 = 2 6 ==> menangkap dua elektron membentuk ion O^2-berdasarkan gambar diatas maka rumus kimia pada opsi soal ini yang tidak benar adalah B. Harusnya jika Ca berikatan dengan maka rumus kimia yang benar adalah Jawaban BContoh Soal 8Tersedia beberapa senyawa sebagai NaCl2. AlCl33. PCl34. MgCl2Jika diketahui keelektronegatifan unsur Na = 0,9; Mg = 1,2; Al = 1,5; P = 2,1 dan Cl = 3,0, maka senyawa dengan karakter ionik paling besar adalah………A. MgCl2B. PCl3C. AlCl3D. NaClE. MgCl2 dan NaClPembahasanDerajat ionisasi ditentukan oleh perbedaan keelektronegatifan antar unsur-unsur pembentuk suatu senyawa. Semakin besar perbedaan keelektronegatifan antar unsur-unsur pembentuknnya maka semakin besar pula karakter Beda KeelektronegatifanNaCl = 3,0 - 0,9 = 2,1AlCl3 = 3,0 - 1,5 = 1,5PCl3 = 3,0 - 2,1 = 0,9MgCl2 = 3,0 - 1,2 = 1,8Karena NaCl memiliki perbedaan keelektronegatifan paling besar diantara senyawa-senyawa diatas, maka karakter ioniknya juga yang paling Jawaban DContoh Soal 9Suatu senyawa memiliki ciri-ciri sebagai yang dapat menghantarkan arus listrik dalam bentuk lelehan dan larutan adalah senyawa ion KCl dan CaCl2. Kalau senyawa kovalen polar hanya dapat menghantarkan listrik dalam fasa larutan. Daya hantar listrik senyawa ion dalam bentuk larutan lebih kuat dibandingkan dalam bentuk lelehan karena di dalam larutan ion-ion dapat bergerak lebih itulah 10 contoh soal kimia pilihan ganda ikatan ion dan senyawa ionik serta pembahasannya yang dapat saya bagikan dalam artikel ini. Semoga bermanfaat. Cl(Z = 17) memiliki 7 elektron valensi, cenderung menerima/menangkap 1 elektron dan membentuk ion Cl-. Antara 1 ion Mg 2+ dan 2 ion Cl - dapat terjadi gaya tarik menarik sehingga terbentuk ikatan ion. Senyawa yang terbentuk dari ikatan ini adalah senyawa ionik dengan rumus kimia MgCl 2. Jadi, jawaban yang benar adalah D. KimiaKimia Anorganik Kelas 10 SMAIkatan Kimia, Bentuk Molekul, dan Interaksi AntarmolekulIkatan Ion dan Ikatan KovalenDiantara pasangan unsur berikut yang dapat membentuk senyawa ion adalah .... a CZ=6 dan C lZ=17 b NZ=7 dan HZ=1 c CZ=6 dan OZ=8 d M gZ=12 dan ClZ=17 e PZ=15 dan OZ=8 Ikatan Ion dan Ikatan KovalenIkatan Kimia, Bentuk Molekul, dan Interaksi AntarmolekulKimia AnorganikKimiaRekomendasi video solusi lainnya0431Jika atom XZ=11 dan atom YZ=8 berikatan, rumus senya...Jika atom XZ=11 dan atom YZ=8 berikatan, rumus senya...0151Diketahui unsur X dengan nomor atom 12 dan unsur Y dengan...Diketahui unsur X dengan nomor atom 12 dan unsur Y dengan...0229Jika atom 11 Na berikatan dengan atom 16 S, maka jenis ik...Jika atom 11 Na berikatan dengan atom 16 S, maka jenis ik... Olehkaerna itu, molekul nonpolar tidak membentuk kutub. Pasangan electron senyawa nonpolar mengakibatkan bentuk molekul simetris sehingga dipol - pol ikatannya saling meniadakan. Interaksi antara atom - atom dalam senyawa atau kumpulan molekul dalam senyawa yang menalami tarik menarik di sebut Gaya Antarmolekul.

Di dalam senyawa ionik terdapat ikatan ion. Ikatan ion merupakan ikatan yang terbentuk karena adanya gaya tarik menarik antara ion positif dan ion negatif. Ikatan ion biasanya terbentuk dari unsur logam dan nonlogam. Mg Z = 12 memiliki 2 elektron valensi, cenderung melepaskan 2 elektron dan membentuk ion Mg2+. Cl Z = 17 memiliki 7 elektron valensi, cenderung menerima/menangkap 1 elektron dan membentuk ion Cl-. Antara 1 ion Mg2+ dan 2 ion Cl- dapat terjadi gaya tarik menarik sehingga terbentuk ikatan ion. Senyawa yang terbentuk dari ikatan ini adalah senyawa ionik dengan rumus kimia MgCl2. Jadi, jawaban yang benar adalah D.

Empatbuah unsur 6m, 11n, 17q, dan 26r. Diantara pasangan unsur berikut yang dapat membentuk senyawa ion adalah Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah. Hal ini disebabkan karena siswa tidak bisa membedakan antara pasangan unsur yang membentuk ikatan ion, ikatan kovalen, dan unsur yang tidak bisa berikatan. Kalau kamu ingin belajar materi ikatan ionik secara lebih mendalam, coba simak penjelasan yang ada di sini. Setelah menerima materi, kamu bisa langsung mempraktikkannya dengan mengerjakan latihan soal yang telah kami pembahasan ini, kamu bisa belajar mengenai Ikatan Ionik, kamu akan diajak untuk memahami materi dan tentang metode menyelesaikan soal. Kamu juga akan memperoleh latihan soal interaktif yang tersedia dalam tiga tingkat kesulitan, yaitu mudah, sedang, dan sukar. Tertarik untuk mempelajarinya? Sekarang, kamu bisa mulai mempelajari materi lewat uraian berikut. Apabila materi ini berguna, bagikan ke teman-teman kamu supaya mereka juga mendapatkan manfaatnya. Kamu dapat download modul & contoh soal serta kumpulan latihan soal Ikatan Ionik dalam bentuk pdf pada link dibawah ini Modul Ikatan Ionik Kumpulan Soal Mudah, Sedang & Sukar Definisi Ikatan ionik adalah ikatan yang dibentuk dari gaya elektrostatik antara ion-ion yang berlawanan. Apabila suatu unsur dengan elektronegativitas yang rendah terutama unsur logam berinteraksi dengan suatu unsur yang memiliki elektronegativitas tinggi terutama unsur non logam maka akan terjadi serah terima / transfer elektron. Atom logam akan cenderung membentuk ion positif kation sementara atom non-logam cenderung membentuk ion negatif anion. Sebagai contoh ikatan ionik, perhatikan proses terbentuknya senyawa NaCl dari reaksi antara logam Na dan gas klorin berikut $\mbox{Na}\rightarrow\mbox{Na}^{+}+e$ $\frac{1}{2}\mbox{Cl}{}_{2}+e\rightarrow\mbox{Cl}^{-}$ sehingga reaksi keseluruhannya adalah $\mbox{Na}+\frac{1}{2}\mbox{Cl}_{2}\rightarrow\mbox{NaCl}$ Untuk mengetahui besar muatannya, kation/logam memiliki muatan positif sebesar jumlah elektron valensinya anion/non-logam memiliki muatan 8-jumlah elektron valensi Karakteristik ikatan ionik adalah sebagai berikut 1. Mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi Mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi karena dibutuhkan energi yang besar untuk memutuskan ikatan antarmolekul senyawa ionik yang kuat, dimana interaksi antar senyawa ionik merupakan ikatan ionik juga adanya gaya tarik menarik/ elektrostastik antar ion antar molekul.Dapat dilihat diagram berikut. 2. Dapat larut dalam air Dapat larut dalam air pada molekul air terbentuk dipol positif dan dipol negatif. Sedangkan untuk molekul ion sendiri berupa ion positif dan negatif yang tersusun rapat pada padatan. Ketika padatan ionik dimasukkan ke dalam air, maka akan terbentuk gaya elektrostatik antara dipol positif air akan mengelilingi ion negatif senyawa ion dan juga dipol negatif air akan mengelilingi ion positif senyawa ion. Sehingga ion positif/negatif senyawa ion akan terlepas dari struktur ionnya seperti gambar berikut. 3. Dapat menghantarkan listrik Dapat menghantarkan listrik dalam keadaan lelehan/cairan ataupun larutan. Karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. 4. Rapuh Rapuh. Jika gaya luar mengenai padatan ionik, maka terjadi pergeseran struktur ion. Sehingga memungkinkan Contoh Soal Ikatan Ionik dan Pembahasannya 1. Diketahui suatu unsur X memiliki nilai energi ionisasi bertingkat berikut Tentukan dengan unsur dari golongan berapa ia mampu membentuk ikatan ion yang ekuimolar! Jawaban Ekuimolar artinya membentuk senyawa dengan perbandingan jumlah unsur 1 1 Unsur X diketahui memiliki lonjakan EI yang tinggi pada elektron ketiga, yang artinya ia memiliki 2 elektron valensi. Sehingga ia akan cenderung membentuk ion bermuatan 2+, yang dapat membentuk ikatan ekuimolar dengan unsur golongan VIA yang cenderung membentuk ion 2-. 2. Tentukan apakah pasangan unsur berikut dapat membentuk ikatan ionik? $_{19}\mbox{A}$ dan $_{8}\mbox{B}$ $_{7}\mbox{N}$ dan $_{1}\mbox{H}$ dalam air $_{11}\mbox{Na}$ dalam air $_{13}\mbox{Al}$ dan $_{8}\mbox{O}$ dalam air Jawaban Pada a, valensi atom A adalah 1 dan valensi atom B adalah 6, sehingga untuk menjadi stabil atom A melepas 1 elektron membentuk ion positif $\mbox{A}^{+}$ dan atom B menangkap dua elektron membentuk ion negatif $\mbox{B}^{2-}$. Interaksi yang terjadi adalah tarik menarik ion $\mbox{A}^{+}$ dan $\mbox{B}^{2-}$ elektrostatik membentuk ikatan ionik $\mbox{A}_{2}\mbox{B}$. Pada b, unsurnya adalah N valensi 5 dan H valensi 1 dapat membentuk $\mbox{NH}_{3}$ yang di dalam air mengalami reaksi membentuk amonium hidroksida seperti reaksi berikut $\mbox{NH}_{3}+\mbox{H}_{2}\mbox{O}\rightarrow\mbox{NH}_{4}^{+}+\mbox{OH}^{-}$ , Pada pembentukan $\mbox{NH}_{3}$dan $\mbox{NH}_{4}^{+}$ merupakan ikatan kovalen sedangkan interaksi $\mbox{NH}_{4}^{+}$dan $\mbox{OH}^{-}$ merupakan ionik karena terjadi gaya elektrostatik antar ion. Pada c, unsurnya adalah Na yang dapat bereaksi dengan air sebagai berikut $\mbox{Na}+\mbox{H}_{2}\mbox{O}\rightarrow\mbox{NaOH}+\mbox{H}_{2}$ Pembentukan NaOH merupakan ikatan ionik dengan adanya elektrostatik ion $\mbox{Na}^{+}$ dan $\mbox{OH}^{-}$, sedangkan pembentukan $\mbox{H}_{2}$ merupakan ikatan kovalen. Pada d, unsurnya adalah Al dan O, membentuk oksida mirip dengan kasus pada A, yakni $\mbox{Al}_{2}\mbox{O}_{3}$, meskipun tidak larut di air, tidak mengubah sifatnya sebagai senyawa ionik. Diantarapasangan unsur berikut yang dapat membentuk senyawa ion adalah A. C (Z = 6) dan Cl (Z = 17) B. N (Z = 7) dan H (Z = 1) C. C (Z = 6) dan O (Z = 8) D. Mg (Z = 12) dan Cl (Z = 17) E. P (Z = 15
KimiaKimia Anorganik Kelas 10 SMAIkatan Kimia, Bentuk Molekul, dan Interaksi AntarmolekulIkatan Ion dan Ikatan KovalenPasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah ... a. karbon dan hidrogen b. karbon dan oksigen c. hidrogen dan klorin d. kalium dan klorin e. silikon dan oksigen Ikatan Ion dan Ikatan KovalenIkatan Kimia, Bentuk Molekul, dan Interaksi AntarmolekulKimia AnorganikKimiaRekomendasi video solusi lainnya0431Jika atom XZ=11 dan atom YZ=8 berikatan, rumus senya...0151Diketahui unsur X dengan nomor atom 12 dan unsur Y dengan...0229Jika atom 11 Na berikatan dengan atom 16 S, maka jenis ik...Teks videoHalo kaufen kali ini kita akan membahas soal tentang ikatan kimia Nah di sini ada soal pasangan unsur yang dapat membentuk Ikatan ion adalah untuk mengerjakan atau untuk mengetahui mana pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion kita perlu mengetahui terlebih dahulu. Apa itu ikatan ion atau ikatan ionik ikatan ionik adalah Ikatan yang terjadi karena adanya serah terima elektron antara atom-atom nya ikatan ionik ini terjadi pada atom-atom yang memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar perbedaan yaitu lebih dari 1,7 umumnya ikatan ionik ini terjadi antara atom dari unsur logam yang berikatan dengan atom dari unsur nonlogam jadi untuk mengerjakan soal iniKita tentukan apakah unsur-unsur yang diketahui adalah unsur logam atau unsur non logam kita lihat yang a karbon dan hidrogen karbon adalah unsur nonlogam hidrogen pun adalah unsur non logam sehingga karbon dan hidrogen tidak berikatan ionik lalu yang B karbon dan oksigen karbon adalah unsur non logam dan oksigen pun adalah unsur non logam sehingga karbon dan oksigen tidak berikatan ionik lalu hidrogen dan klorin hidrogen adalah unsur nonlogam Sama halnya dengan Klorin pun unsur non logam sehingga hidrogen dan klorin berikatan ionik lalu yang D kalium dan klorin kalium adalah unsur logam dimana kalium adalah logam golongan 1A dan Klorin adalahunsur non logam sehingga kalium dan klorin ini membentuk ikatan ionik lalu yang silikon dan oksigen pun tidak membentuk ikatan ion menjadi jawaban yang benar yaitu pasangan unsur yang dapat membentuk Ikatan ion adalah yang yaitu kalium dan klorin sampai jumpa di soal selanjutnya
  1. Ցαпուսе αтвቯпуዮօфሥ ипрեζፐвр
  2. Ч аκичаዦοւո
  3. У клун π

Dalamikatan PCl 3 terapat pasangan elektron bebas disekitar atom pusat sebanyak .. A. 1 pasang. B. 2 pasang. C. 3 pasang. D. 5 pasang. E. Tidak ada pasangan elektron bebas. Jawaban: A Contoh Soal No. 10. Unsur Y dengan konfigurasi elektron 2 8 7 membentuk senyawa dengan unsur X (nomor atom = 6) dengan ikatan kovalen.

Aladalah unsur golongan IIA yang membentuk ion positif +3, sedangkan OH adalah unsur golongan VIA yang membentuk ion - 2. Rumus kimia yang dibentuk oleh dua unsur ini adalah = Al2O3. Kalau Al3O2 bukanlah rumus kimia yang benar karena jumlah muatan di dalam senyawa tidak mol.
Diantaraunsur - unsur dibawah ini yang paling stabil adalahA. 4P B. 8Q C. 10R D. 20S E. 24T Soal 4 Diketahui beberapa unsur dengan nomor atom sebagai berikut : 6A, 8B, 11C, 17D, 20E Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah. A. A dan C B. A dan E C. B dan C D. C dan E E. C dan D Soal 5
Dilansirdari Ensiklopedia, Diantara pasangan unsur berikut yang dapat membentuk senyawa ion adalahdiantara pasangan unsur berikut yang dapat membentuk senyawa ion adalah Mg (Z = 12) dan Cl (Z = 17). Penjelasan. Kenapa jawabanya bukan A. C (Z = 6) dan Cl (Z = 17)? Diantarapasangan atom unsur berikut yang dapat membentuk molekul senyawa ion adalah Mg (Z = 12) dan Cl (Z = 12) (D) Penjelasan: Untuk menjawab soal ini, maka kita pahami terlebih dahulu pengertian dari senyawa ion. Senyawa Ion adalah senyawa yang dibentuk dari ikatan ionik.
Sepertiyang sudah dijelaskan, proses pembentukan ikatan
\n diantara pasangan unsur berikut yang dapat membentuk senyawa ion adalah
16 Nomor atom unsur P, Q, R, dan S adalah 6, 9 11, dan 18. Pasangan unsur-unsur. yang diharapkan dapat membentuk ikatan ion adalah . A. P dan Q D. S dan R. B. R dan Q E. P dan S. C. Q dan S. 17. Pasangan unsur yang membentuk ikatan kovalen adalah.. A. 17 X dan 11 Y D. 20 M dan 16 T C Unsur yang satu adalah unsur yang elektropositif dan yang lain sangat elektronegatif; Pada soal ketiga sudah dijelaskan bahwa unsur-unsur yang dapat membentuk ikatan ion harus memiliki perbedaan keelektronegatifan > 2,0. Diantara pasangan senyawa berikut yang dapat menghantarkan listrik dalam bentuk lelehan dan larutan adalah
2 Diantara sifat berikut ini yang bukan sifat senyawa ion adalah a. Rapuh. b. Titik leleh tinggi. c. Larutan dapat menghantar listrik. d. Lelehannya dapat menghantar listrik. e. Padatannya dapat menghantar listrik. Jawaban : D. Pembahasan: Sifat senyawa ion, yaitu: Kristalnya keras tetapi rapuh. Mempunyai titik lebur dan titik didih yang
Elektrolisisdapat mengubah energi listrik menjadi energi kimia. Setiap larutan/lelehan yang dielektrolisis akan mengalami reaksi reduksi di katoda dan oksidasi di anoda. Unsur periode ketiga yang dapat diperoleh melalui elektrolisis adalah natrium, magnesium, dan aluminium. Padasoal, jumlah masing masing konfigurasi electron sangat beragam, tetapi yang sangat stabil dan paling sukar membentuk ikatan kimia yaitu S dengan jumlah electron 18, yang electron terluarnya 8, dan sangat stabil dan tidak bisa berikatan lagi dengan unsur lain. 8. Kelompok senyawa yang semuanya berikatan ion adalah . a. NH 3, CO 2, dan H Yaitu: "Jika dua jenis unsur dapat membentuk lebih dari satu macam senyawa, maka perbandingan massa salah satu unsur yang terikat pada massa unsur lain yang sama, merupakan bilangan bulat dan sederhana." Contoh : C dan O dapat membentuk dua jenis senyawa, yaitu CO dan CO 2. MIdP.